Peristiwa kebakaran di Batam kembali terjadi dan nyaris menjadi kejadian rutin dalam sepekan terakhir.
Terbaru, kebakaran melanda sejumlah kios di kawasan Sei Panas, Kecamatan Batam Kota pada Senin (9/2/2026) malam.
Api sempat membuat panik warga sekitar sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Pemerintah Kota Batam, Andi M, turun langsung ke lokasi kejadian untuk memantau proses pemadaman, sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat.
Andi menyampaikan keprihatinannya atas maraknya kejadian kebakaran yang terjadi hampir setiap hari di Batam.
Ia menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah kebakaran sejak dini.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam agar saling menjaga. Jangan membuang puntung rokok sembarangan dan jangan membakar sampah tanpa pengawasan,” ujar Andi di lokasi.
Menurutnya, kebakaran kerap bermula dari api kecil yang dianggap sepele. Namun, jika tidak segera dikendalikan, api dapat dengan cepat membesar, terlebih bila disertai angin kencang.
"Awalnya memang kecil, tapi kalau sudah menyala dan dibantu angin, penyebaran api itu sangat cepat dan merata. Kalau sudah besar, akan sulit dikendalikan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti minimnya keterampilan warga dalam menghadapi kondisi darurat kebakaran, khususnya di lingkungan perumahan.
"Apalagi warga setempat umumnya tidak memiliki keterampilan untuk mengendalikan api. Karena itu, pengawasan harus lebih ditingkatkan, terutama di kawasan pemukiman,” tambah Andi.
Dinas Pemadam Kebakaran melalui Andi mengingatkan masyarakat, agar lebih waspada dan peduli terhadap potensi kebakaran, untuk mencegah kerugian harta benda maupun korban jiwa.
Pada kejadian di Sei Panas Senin malam itu, Andi melaporkan ada enam kios pedagang yang hangus terbakar.
Kios terdiri dari usaha bengkel, potong rambut, pedagang sembako. Untuk memadamkan api, sebanyak 7 unit kendaraam Damkar dikerahkan. (TribunBatam.id/bereslumbantobing)

No comments:
Post a Comment